Lontong Balap: Menggali Keunikan Rasa Makanan Surabaya
Lontong Balap adalah salah satu makanan khas dari Surabaya yang telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kuliner Jawa Timur

Lontong Balap: Menggali Keunikan Rasa Makanan Surabaya
Lontong Balap adalah salah satu makanan khas dari Surabaya yang telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kuliner Jawa Timur. Hidangan ini menawarkan perpaduan cita rasa yang unik dan menggugah selera, serta menyimpan cerita panjang tentang tradisi kuliner yang berkembang di kota pahlawan ini. Dengan menggunakan lontong, tauge, dan berbagai bahan pelengkap lainnya, Lontong Balap menciptakan sebuah pengalaman makan yang tak hanya memuaskan perut, tetapi juga memikat lidah dengan rasa yang khas.
Asal Usul Lontong Balap
Lontong Balap adalah makanan yang sangat khas dari Surabaya. Meskipun asal-usul tepatnya tidak tercatat dengan pasti, hidangan ini sudah ada sejak beberapa dekade yang lalu dan menjadi salah satu ikon kuliner di Surabaya. Nama "Lontong Balap" sendiri berasal dari tradisi pedagang lontong yang pada masa lalu seringkali berjualan dengan cara berkeliling menggunakan gerobak sambil membawa lontong, dan cara penyajiannya yang cepat, layaknya sebuah "balapan."
Menurut beberapa sumber, lontong balap mulai populer sejak tahun 1940-an, dan sejak saat itu, makanan ini menjadi favorit warga Surabaya. Kini, Lontong Balap bisa dengan mudah ditemukan di berbagai sudut kota Surabaya, baik di warung tenda pinggir jalan maupun restoran yang lebih modern.
Bahan-bahan Utama Lontong Balap
Lontong Balap adalah hidangan yang sangat sederhana, namun kelezatannya berasal dari komponen-komponennya yang saling melengkapi. Berikut adalah bahan-bahan utama yang biasa ditemukan dalam sajian Lontong Balap:
Lontong: Lontong adalah nasi yang dimasak dengan cara dibungkus daun pisang, sehingga menghasilkan tekstur yang padat dan kenyal. Lontong menjadi bahan dasar utama dalam hidangan ini.
Tauge: Tauge segar memberikan rasa renyah dan segar pada hidangan ini. Biasanya, tauge direbus sebentar agar tetap crunchy namun tidak keras.
Sate Kerang: Beberapa versi Lontong Balap menyertakan sate kerang sebagai lauk pelengkap. Kerang yang sudah dibakar dan dibumbui dengan sambal kacang memberikan rasa gurih dan sedikit manis.
Lontong Balap Kuah: Kuah lontong balap biasanya terbuat dari kaldu yang kaya rasa dan sedikit gurih, sering kali diberi tambahan bumbu seperti bawang putih, daun jeruk, dan rempah lainnya.
Tahu Tempe: Sebagai pelengkap, tahu dan tempe goreng sering ditambahkan dalam Lontong Balap. Ini memberikan variasi tekstur serta menambah kelezatan hidangan.
Bumbu Kacang: Bumbu kacang yang terbuat dari kacang tanah goreng, cabai, dan gula merah sering disiramkan di atas lontong dan tauge. Bumbu kacang ini memberikan rasa gurih manis yang khas.
Resep Lontong Balap
Berikut adalah resep untuk membuat Lontong Balap khas Surabaya yang bisa Anda coba di rumah:
Bahan-bahan:
4 potong lontong (bisa dibeli di pasar atau membuat sendiri)
100 gram tauge, rendam air panas
2 buah tahu, potong kotak dan goreng
100 gram tempe, potong dan goreng
4 tusuk sate kerang (optional)
500 ml kaldu ayam
2 lembar daun jeruk purut
1 batang serai, memarkan
Bumbu Kuah:
4 siung bawang putih, cincang halus
2 buah cabai merah, haluskan
1 sdt ketumbar bubuk
1 sdt garam
1 sdt gula pasir
1 sdm minyak untuk menumis
Bumbu Kacang:
100 gram kacang tanah goreng
2 siung bawang putih
2 buah cabai merah
1 sdt gula merah
1 sdt garam
Air matang secukupnya
Cara Membuat:
Membuat Kuah Lontong Balap:
Panaskan minyak dalam wajan, tumis bawang putih hingga harum. Tambahkan cabai merah dan tumis hingga sedikit layu.
Masukkan kaldu ayam, daun jeruk purut, dan serai. Didihkan hingga kuah mengeluarkan aroma harum. Tambahkan garam dan gula pasir sesuai selera.
Setelah kuah mendidih dan bumbu tercampur rata, angkat dan sisihkan.
Membuat Bumbu Kacang:
Haluskan kacang tanah goreng, bawang putih, cabai merah, gula merah, dan garam menggunakan cobek atau blender.
Tambahkan sedikit air matang untuk mendapatkan kekentalan yang pas. Aduk rata hingga bumbu kacang halus dan kental.
Menyusun Lontong Balap:
Potong-potong lontong dan letakkan di dalam mangkuk besar.
Tambahkan tauge rebus, tahu, tempe goreng, dan sate kerang (jika menggunakan).
Siram dengan kuah lontong yang sudah disiapkan dan tambahkan bumbu kacang di atasnya.
Penyajian:
Sajikan Lontong Balap segera setelah disiapkan. Anda juga bisa menambahkan kerupuk sebagai pelengkap.
Keunikan Lontong Balap
Lontong Balap memiliki beberapa keunikan yang membedakannya dari hidangan lontong lainnya, seperti lontong sayur. Berikut adalah beberapa keunikan dari Lontong Balap:
Kombinasi Rasa yang Beragam: Keunikan Lontong Balap terletak pada perpaduan rasa yang kompleks, dari gurih, manis, pedas, hingga segar. Kuah kaldu yang gurih berpadu sempurna dengan bumbu kacang yang memberikan rasa manis dan pedas. Selain itu, tambahan tahu, tempe, dan sate kerang memberikan berbagai tekstur yang berbeda.
Keberagaman Pelengkap: Berbeda dengan lontong sayur yang umumnya hanya mengandalkan sayuran dan kuah santan, Lontong Balap seringkali dilengkapi dengan sate kerang dan bumbu kacang yang khas. Sate kerang memberikan rasa gurih yang unik dan menjadi ciri khas hidangan ini.
Kelezatan yang Bisa Dinikmati di Mana Saja: Lontong Balap dapat dengan mudah ditemukan di berbagai tempat di Surabaya, mulai dari warung tenda pinggir jalan hingga restoran yang lebih modern. Bahkan, kini lontong balap juga mulai diperkenalkan di luar Surabaya sebagai salah satu kuliner yang patut dicoba.
Penutup
Lontong Balap adalah hidangan yang menggambarkan kekayaan kuliner Surabaya dengan cita rasa yang khas dan unik. Makanan ini menjadi pilihan sempurna bagi mereka yang ingin merasakan kombinasi rasa yang lezat, bergizi, dan penuh dengan tradisi. Bagi Anda yang belum pernah mencoba Lontong Balap, hidangan ini pasti akan memanjakan lidah Anda dan membawa Anda merasakan kehangatan dan kearifan kuliner kota Surabaya.
What's Your Reaction?






